Download lagu Dato' Sri Siti Nurhaliza, Hetty Koes Endang - Pedihnya Rasa / Rindu - Live dengan kualitas tinggi. Lagu ini masuk dalam album Konsert Satu Suara Vol. 2 (Live). Kamu juga bisa download Album ini secara full dengan gampang. Album ini dirilis pada tahun 2016. Jangan lupa kamu cek juga lagu lainnya dari Dato' Sri Siti Nurhaliza, Hetty Koes Endang
| Artis | Dato' Sri Siti Nurhaliza Hetty Koes Endang |
| Judul | Pedihnya Rasa / Rindu - Live |
| Album | Konsert Satu Suara Vol. 2 (Live) |
| Rilis | 2016 |
Renunganmu meresahkanku
Menyembunyikan sesuatu
Redup matamu, duka hatimu
Sengaja engkau membiarkan
Aku terus tertanya
Apa sebenarnya?
Sejauh mana pun kau pergi
Tak terluput di ingatan ini
Jelas terbukti separuh dari
Dirimu dalam diriku
Yang sering mengharapkan
Agar berkekalan
Tahukah sekali sekala jiwaku bergelora
Dipukul oleh ombak yang curiga
Sehingga ku tiada berdaya
Tahukah sekali sekala kesabaran teruji
Tetapi sampai bila harus begini?
Menepis ujian berganti
Usah dibiarkan
Aku kebingungan
Serta kehilangan
Arah tujuan
Bukan permata pilihanku
Tapi kejujuran hatimu
Yang benar-benar jadi penawar
Segala keresahan ini
Setelah sekian lama
Kosong tak terisi
Ayo, ibu (woo)
Kita goyang sama-sama, hey
Ayo kita cari yang kumis tipis, ibu
Ada nggak?
Di belakang!
Kumis tipis hiasan
Wajah tampan rupawan
Semua yang ada padamu
Membuat hatiku tak menentu
Tunggu-tunggu kutunggu
Nanti-nanti kunanti
Hari-hari kulalui
Tiada berita darimu
Akhirnya ku tahu semua itu
Kau kini telah berdua
Hancur hatiku jadinya
Hancur hatiku jadinya (hancur jadinya)
Malam pun sepi tanpa bintang
Bagai hatiku yang bimbang
Memikirkan kau seorang
Kucoba 'tuk melupakan
Wajah tampan nan rupawan
Yang hilang dari pelukan
Namun mengapa di mata ini
Wajahmu selalu terbayang?
Malam pun sepi tanpa bintang
Bagai hatiku yang bimbang
Memikirkan kau seorang
Kucoba 'tuk melupakan
Wajah tampan nan rupawan
Yang hilang dari pelukan (yeah, yeah, yeah, yeah, yeah)
Namun mengapa di mata ini
Wajahmu selalu terbayang?
Namun mengapa di mata ini, oh
Wajahmu selalu terbayang?
Namun mengapa di mata ini
Aduh! (Kenapa ibu, kenapa?)
Nyanyi sama yang muda, aduh
Namun mengapa di mata ini
Wajahmu selalu terbayang?
Berikan tepuk tangan!
Tepuk tangan haru sekalian
Buat Dato Siti
Tepukan paling gemuruh buat ibu Hetty Koes Endang!